Friday, September 11, 2009

Lambaian Aidilfitri

Dear Diary,

I heard this song, and I don't know why, my tears suddenly flow.

Suara takbir berkumandang
Membisik di hati
Sebak terasa di dada
Ku teringat kampung halaman

Di pagi indah aidilfitri
Yang mulia ini
Sayup jauh dingatan
Ayah bonda sanak dan saudara

Jangan sedih
Usahlah kau berduka
Melayan gundah di hati
Gema takbir menambat di jiwa

Aidilfitri
Disambut penuh gembira
Walaupun di perantauan
Bersyukurlah kepada Illahi

Ku terharu
Merindukan gurauan

Lambaian di desa
Ayah bonda sanak dan saudara

Ampun maaf
Ku pohonkan di angin lalu

Ampuni anakmu
Dari segala keringan dosa

Ayah dan ibu
Dengarilah rintihan ku
Di hari yang muliaAidilfitri penuh syahdu

Maybe what I'm doing now might seem wrong to others. But I do hope things will change for the better. I still love my family more than anything else.

Even though this year will be my last raya with my family before I become someone else's, I shall never forget the past 22 years I lived with them.

I always think of their needs, their wants. I've sacrifised everything for them. But certain individuals made it so hard for me, and I can never forgive them.

It's just so hard to be far away.

Mama, papa... Ampunkanlah anakmu yg berdosa ini...........

=....(

No comments: